Kepala BPOM Dorong Akselerasi Pangan Steril Komersial Melalui Satu Dasawarsa PMR

 

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi menggelar Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial Tahun 2026 di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Jakarta. Mengangkat tema "Kiprah Satu Dasawarsa Program Manajemen Risiko (PMR), Akselerasi Pertumbuhan Sarana Produksi Pangan Steril Komersial Berdaya Saing", acara ini dibuka langsung oleh Kepala BPOM RI, Prof. Taruna Ikrar. Forum nasional ini sekaligus menjadi momentum perayaan Hari Keamanan Pangan Sedunia atau World Food Safety Day tahun 2026.

Dalam keynote speech-nya, Prof. Taruna Ikrar menggarisbawahi nilai strategis PMR yang telah dirancang sejak era kepemimpinan Dr. Ir. Roy Alexander Sparringa, M.App.Sc. Di tengah besarnya potensi industri pangan Indonesia yang mencakup sekitar 4,2 juta UMKM dan 46 ribu industri skala besar, PMR hadir sebagai pilar penentu standar keamanan pangan dan Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). 

Prof. Taruna Ikrar menyoroti transformasi besar di mana pengawasan kini bergeser dari sekadar kontrol administratif atau desk control menjadi pengawasan berbasis risiko yang mengutamakan mitigasi dan pencegahan dini. Melalui paradigma baru ini, kesadaran akan keamanan pangan dibangun secara mandiri dari dalam ekosistem industri melalui sistem self-control.

Nilai komersial dan ekonomi pangan steril komersial juga dinilai semakin krusial karena aplikasinya kian meluas di berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan koperasi, penyediaan pangan jemaah haji dan kurban, hingga potensi pemenuhan logistik global. Kepala BPOM menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan nasional yang mutlak, sebab kunci utama dari kemandirian bangsa adalah tercapainya kemandirian pangan. Oleh karena itu, produk pangan steril komersial hasil dari sistem PMR ini nantinya siap diusulkan untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), maupun program prioritas lainnya. 

Sebagai puncak selebrasi sepuluh tahun perjalanan sistem jaminan keamanan mutu ini sejak pertama kali diinisiasi pada tahun 2015, BPOM secara resmi meluncurkan Buku "Kiprah Satu Dasawarsa PMR". Peluncuran buku ini didampingi dengan penyerahan simbolis kepada tujuh pemangku kepentingan utama sebagai simbol sinergi lintas sektor yang kuat. Fri-35


Artikel Terkait