Keberadaan flavor sebagai ingridien pangan sudah sangat berkembang dengan pesat. Dari total distribusi penjualan flavoring dunia, minuman merupakan pengguna terbanyak dengan total pemakaian 31,5%. Kemudian diikuti oleh confectionery (20,0%); dairy, fats, and oils product (15,0%); culinary products (14,5%); dan oral hygiene (8,0%). Hal tersebut diungkapkan oleh Joanne Kam Wai Yee, flavorist dari Flavor Inn Corporation Sdn. Bhd. Dalam sebuah acara seminar bertajuk ?Understanding Flavors: Chemistry, Application & Future Research? di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada 23 Februari lalu.

