Strategi Sugar Reduction dan Modifikasi Tekstur Ingredion untuk Industri Pangan Masa Kini

Perkembangan industri pangan terus bergerak dinamis seiring perubahan gaya hidup dan ekspektasi konsumen. Untuk menjawab tantangan pasar, formulasi ingridien pangan modern kini berfokus pada dua tren utama, yaitu solusi kesehatan dan penciptaan tekstur yang unik. 

Menjawab tantangan tersebut, Ingredion  tampil dalam pameran internasional Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2026 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada 16-18 September 2026. Dalam penyelenggaraan ke-30, FI Asia 2026 yang mengusung tema “Elevating Food Standards for a Healthier, Greener Future” menjadi salah satu platform untuk mengeksplorasi perkembangan bahan baku, teknologi, inovasi produk, serta peluang kolaborasi bagi para pelaku industri pangan.

Ingredion yang menempati Booth E28, Hall A1 di pameran tersebut menghadirkan ragam solusi formulasi bahan baku untuk menjawab kebutuhan industri pangan. Dari sisi kesehatan, fokus utama tertuju pada pengurangan gula (sugar reduction) tanpa mengorbankan rasa dan mouthfeel. Solusi ini diterapkan pada sirup bebas gula tambahan berbasis stevia dan polyol, filling buah dengan kadar gula 30% lebih rendah, jus buah yang lebih ekonomis, hingga minuman karbonasi berbasis erythritol. 

Sementara untuk modifikasi tekstur, penggunaan pati khusus (specialty starch) dan stabilizer mampu menjaga kerenyahan ayam goreng hingga 8 jam, menghasilkan saus cokelat elastis di suhu ruang, hingga memungkinkan terciptanya keju mozzarella analog, es krim bebas lemak, dan milk skin yogurt. 

Mengenai arah pengembangan inovasi ini, Country Manager PT Ingredion Indonesia Felix Hamdani menjelaskan, "tidak hanya dari sisi texture innovation, kami juga membawa produk-produk terkait health solutions, terutama sugar reduction, maupun solusi pengurangan kakao, cocoa reduction, serta sugar and salt reduction untuk produk-produk savory, serta kami juga highlight raw material baru kami yaitu Waxy Cassava yang kami kembangkan selama tiga tahun terakhir sebagai suatu plant-based solution untuk berbagai aplikasi produk makanan dan minuman di Indonesia."

"Tantangan utama bagi food and beverage manufacturing di Indonesia adalah bagaimana menciptakan produk-produk yang bisa diterima value-nya oleh konsumen Indonesia dengan taste yang bisa menggabungkan sentuhan lokal dan global," kata Felix Hamdani. Fri-35


Artikel Terkait

FOODREVIEW INDONESIA

Digital Library