
Perusahaan ingridien terkemuka yang berbasis di Jerman -BASF, dan Perusahaan Kanada -Teck Resources Limited, menjalin kerja sama untuk mengembangkan zinc untuk fortifikasi dan suplementasi. Pengumuman kerja sama tersebut dilakukan pada World Economic Forum beberapa waktu lalu dengan durasi kesepakatan selama tiga tahun. Penandatangan dilakukan oleh Chairman of the Board of Executive Director BASF SE, Kurt Bock, dan President and CEO of Teck, Don Lindsay.
Saat ini diprediksi terdapat 8 juta orang mengalami kekurangan zinc, bahkan pada 2015 diperkirakan akan mencapai 100 juta orang di berbagai negara berkembang dunia. Zat gizi mikro tersebut memiliki berbagai macam fungsi, diantaranya untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Bahkan WHO mengungkapkan, bahwa defisiensi zinc adalah salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko terjadinya diare, yang saat ini menyebabkan kematian 800.000 orang pertahunnya.
Melalui perjanjian ini, BASF dan Teck akan berusaha menciptakan zinc dengan harga terjangkau, namun tetap aman dan berkualitas. Produk dari Teck yang berupa Zinc oxide akan digunakan untuk suplemen dan fortifikasi pangan oleh BASF. @hendryfri

