Keju imitasi yang dibuat dari dry protein -seperti bubuk kasein, diuji tekstur, reologi, dan sensorinya dengan kadar garam (sodium klorida) yang bervariasi. Hasilnya adalah pengurangan 50% garam dapat menurunkan lebih dari 60% total sodium yang terdapat pada keju. Dan ternyata, berdasarkan uji sensori yang dilakukan, pengaruhnya pun tidak terlalu besar.
Penelitian yang dipimpin oleh Mamdouh El-Bakry dari University college Dublin Irlandia, bertujuan untuk mengurangi kontribusi sodium pada keju. Sebab menurut data, saat ini dengan pola western diet, konsumen dapat mengonsumsi garam tiga kali lebih tinggi dari yang benar-benar dibutuhkan. Pengurangan garam pada keju, diharapkan dapat membantu meminimalkan asupan sodium pada masyarakat. foodnavigator.com
(FOODREVIEW INDONESIA Edisi Januari 2011)

