Seminar Future of Food Factors


Bersamaan dengan Pameran Food Ingredients Asia di Jakarta International Expo, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) bekerja sama dengan SEAFAST Center serta Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB menyelenggarakan International Conference bertajuk Future of Food Factors. Menurut Ketua Umum PATPI, Dr. Dahrul Syah, tujuan diadakannya seminar bersamaan dengan FIA adalah untuk memberikan kesempatan kepada para akademisi dan peneliti untuk mengamati secara langsung perkembangan inovasi produk dan bisnis yang terjadi dalam industri. "Sehingga diharapkan terjadi sinergisme mutualisme antara peneliti dan industri," tutur Dahrul. Sementara itu, Kepala Badan POM RI Dra. Lucky S. Slamet, Apt. MSc., yang hadir sebagai key note speaker mengajak para ahli teknologi pangan untuk turut serta mendukung tercapainya keamanan pangan di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Trilogy Essential Ingredients Inc., John L. Cavallo menjelaskan mengenai mikro dan nanoemulsi. Menurutnya kedua sistem tersebut dapat mempengaruhi pengembangan produk dalam suatu industri. "Karakter fisik dan ukuran partikel dapat menyebabkan terbentuknya sistem emulsi yang unik," kata John. Sistem ini banyak digunakan oleh industri. "Misalnya nanoemulsi yang berperan dalam meningkatkan bioavailabilitas tocotrienol, atau mikroemulsi yang dimanfaatkan dalam meningkatkan stabilitas flavor," tambah John.

Seminar yang rencananya akan diselenggarakan selama dua hari ini (3-4/10) menghadirkan berbagai pembicara ahli dari dalam dan luar negeri. Selain itu, juga akan diselenggarakan Kongres PATPI guna memilih Ketua Umum untuk periode dua tahun mendatang. @hendryfri

Artikel Lainnya

  • Jun 25, 2024

    Peningkatan Kualitas SDM Indonesia dengan Program Minum Susu

    Kualitas SDM Indonesia selalu mengalami perkembangan, namun masih perlu ditingkatkan. Tantangan utama meliputi peningkatan kualitas pendidikan, akses terhadap layanan kesehatan berkualitas, dan pengurangan ketimpangan ekonomi dan sosial. Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai program dan kebijakan. Diperlukan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan. ...

  • Jun 24, 2024

    Yoghurt: Ragam & Inovasinya

    Yoghurt merupakan produk susu fermentasi populer yang dihasilkan oleh bakteri asam laktat; serta kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, yoghurt juga dapat dikonsumsi untuk penderita intoleransi laktosa, karena sebagian laktosa telah terfermentasi menjadi asam laktat dan komponen lainnya. ...

  • Jun 21, 2024

    Susu Kambing: Karakteristik & Fungsionalitasnya

    Saat ini, tren konsumsi susu kambing kian marak. Hal ini didorong oleh beberapa faktor, di antaranya kemudahan pencernaan, tidak menimbulkan reaksi alergi, dan dapat digunakan sebagai pelengkap diet bagi kalangan yang memiliki kebutuhan zat gizi khusus. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat pasca pandemi Covid-19 turut memperkuat tren ini. Susu kambing dapat dikonsumsi dalam bentuk susu pasteurisasi maupun olahannya seperti yoghurt, kefir, dan keju. ...

  • Jun 07, 2024

    Tantangan Perubahan Iklim terhadap Keamanan Pangan

    Perubahan iklim telah menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sektor pangan global. Kenaikan suhu, perubahan pola curah hujan, dan meningkatnya frekuensi peristiwa cuaca ekstrem seperti banjir dan kekeringan, mengganggu produksi pangan di berbagai belahan dunia. Perubahan ini tidak hanya mengurangi hasil panen, tetapi juga mempengaruhi kualitas pangan, meningkatkan risiko ketidakamanan pangan. Kondisi ini sangat meresahkan karena populasi dunia terus bertambah, sehingga kebutuhan pangan semakin mendesak. ...

  • Jun 07, 2024

    Validasi dan Verifikasi dalam Pengontrolan Alergen di Industri Pangan

    Validasi dan verifikasi merupakan dua langkah kunci dalam pengendalian alergen di industri pangan.  ...