Seminar Future of Food Factors


Bersamaan dengan Pameran Food Ingredients Asia di Jakarta International Expo, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) bekerja sama dengan SEAFAST Center serta Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB menyelenggarakan International Conference bertajuk Future of Food Factors. Menurut Ketua Umum PATPI, Dr. Dahrul Syah, tujuan diadakannya seminar bersamaan dengan FIA adalah untuk memberikan kesempatan kepada para akademisi dan peneliti untuk mengamati secara langsung perkembangan inovasi produk dan bisnis yang terjadi dalam industri. "Sehingga diharapkan terjadi sinergisme mutualisme antara peneliti dan industri," tutur Dahrul. Sementara itu, Kepala Badan POM RI Dra. Lucky S. Slamet, Apt. MSc., yang hadir sebagai key note speaker mengajak para ahli teknologi pangan untuk turut serta mendukung tercapainya keamanan pangan di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Trilogy Essential Ingredients Inc., John L. Cavallo menjelaskan mengenai mikro dan nanoemulsi. Menurutnya kedua sistem tersebut dapat mempengaruhi pengembangan produk dalam suatu industri. "Karakter fisik dan ukuran partikel dapat menyebabkan terbentuknya sistem emulsi yang unik," kata John. Sistem ini banyak digunakan oleh industri. "Misalnya nanoemulsi yang berperan dalam meningkatkan bioavailabilitas tocotrienol, atau mikroemulsi yang dimanfaatkan dalam meningkatkan stabilitas flavor," tambah John.

Seminar yang rencananya akan diselenggarakan selama dua hari ini (3-4/10) menghadirkan berbagai pembicara ahli dari dalam dan luar negeri. Selain itu, juga akan diselenggarakan Kongres PATPI guna memilih Ketua Umum untuk periode dua tahun mendatang. @hendryfri

Artikel Lainnya

  • Sep 20, 2023

    Pameran Food ingredient Asia (FiA) Thailand Resmi Dibuka

    Ingridien adalah aspek yang sangat penting dan perlu diperhatikan di dalam industri pangan. Saat ini, ingridien pangan memiliki tantangan terutama pada keberlanjutan dan inovasi yang diinginkan oleh konsumen. ...

  • Sep 12, 2023

    Label Pewarna Produk Pangan Olahan

    BPOM telah mengatur pelabelan pewarna dalam Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan dan Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan BPOM ...

  • Sep 11, 2023

    Pengawasan Pewarna Pangan

    Untuk mengantisipasi penyalahgunaan BTP dan memastikan keamanan BTP, serta sebagai acuan dalam pengawasan produk pangan beredar, BPOM menetapkan batas maksimal penggunaan untuk masing-masing BTP, termasuk pewarna sebagaimana tertuang dalam Peraturan BPOM No 11 Tahun 2019 tentang Bahan diatur dalam regulasi BPOM.  ...

  • Sep 10, 2023

    Penanganan Resistensi Antimiroba di Indonesia

    Di Indonesia, pengaturan penanganan AMR juga dilalukan dengan pendekatan “one health” yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,  ...

  • Sep 09, 2023

    Faktor Penyebab Resistensi Antimikroba

    Berdasarkan data FAO pada tahun 2021 diperkirakan 700 ribu orang meninggal setiap tahunnya akibat infeksi resistensi antimikroba. Kasus AMR pada manusia bukan hanya disebabkan karena penggunaan antibiotik pada pengobatan yang berlebihan dan tidak sesuai. ...