Magnum Cafe Tawarkan Lima Signature Dessert Baru




Dalam rangka merayakan ulang tahun yang pertama dan bertepatan dengan Bulan Ramadhan, Magnum cafe memberikan kejutan bagi para pencari kenikmatan (pleasure seeker). Kemarin, di Magnum Cafe Grand Indonesia (1/8/2013), Magnum memperkenalkan 5 signature dessert terbaru. Kaninia Radiatni, Assist. Brand Manager Wall’s Ice Cream mengatakan, "lima dessert ini akan semakin mempeekaya pengalaman pleasure seeker dalam menikmati kelezatan cokelat belgia yang memanjakan lidah." Lebih lanjut menurut Kaninia, hal ini nerupakan komitmen Magnum untuk selalu memberikan pengalaman menikmati cokelat yang tak terlupakan kepada pleasure seeker. Lima dessert bercitrasa manis ini tercipta dan terinspirasi dari tren dessert yang sedang digemari oleh masyarakat.


Kelima signature dessert ini yakni parfait de musee - parfait dengan lapisan pannacotta vanila yang dipadu dengan selai stroberi dan potongan buah stroberi dilengkapi dengan macaron dan es krim magnum stroberi berlapis cokelat; parfait de chocolat - parfait dengan lapisan mousse cokelat dengan potongan macaron cokelat dan wafer rice crispy, disajikan dengan es krim magnum choco truffle yang di-dip dengan cokelat belgia dan topping chocolate crispy ball; parfait de waterloo - parfait dengan lapisan krim bavarian vanila premium yang dipadu dengan potongan macaron dan saus karamel, disajikan dengan potongan buah pear segar dan es krim magnum triple choco; macaron de atomium -yakni es krim magnum stroberi yang di-dip dengan milk chocolate dan topping bread crumb disajikan dengan macaron stroberi berukuran besar; macaron de magritte -es krim magnum choco truffle yang di-dip dengan cokelat belgia dan topping chocolate sereal serta saus cokelat dan disajikan denga macaron cokelat besar berisi krim hazelnut.


Khusus di bulan Ramadhan, kelima dessert ini masuk dalan promo paket Ramadhan. Kelima dessert yang dikreasikan oleh tim chef berpengalaman ini paketkan dengan satu dari tiga hidangan utama yang ditawarkan, yakni stripe poulet, hidangan berbahan fillet dada ayam yang dibalut tepung disajikan dengan dengan chocolate sauce dan kentang goreng; fettucine a la meatball yakni pasta fettucine dengan saus marinara dan garlic bread; dan dory the orient yakni ikan dory dengan sayuran dan bumbu oriental disajikan dengan nasi kuning bumbu rempah. Paket hidangan utama dan dessert ini dibanderol dengan harga Rp 79.000 ++. Ita

Artikel Lainnya

  • Feb 05, 2023

    Pertimbangan Penggunaan Bahan Tambangan Pangan

    Pada dasarnya, penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) hanya digunakan pada produk pangan jika benar-benar diperlukan secara teknologi. BTP tidak digunakan untuk menyembunyikan penggunaan bahan yang tidak memenuhi syarat, cara kerja yang bertentangan dengan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) dan kerusakan pangan. Penambahan BTP pada produk pangan memiliki beberapa tujuan seperti membentuk pangan, memberikan warna, meningkatkan kualitas pangan, memperbaiki tekstur, meningkatkan cita rasa, meningkatkan stabilitas, dan mengawetkan pangan. ...

  • Feb 04, 2023

    CODEX UPDATE: Adopsi Standar Keamanan Baru

    Akhir tahun 2022 yang lalu telah diselenggarakan Sidang Komisi Codex Alimentarius ke-45 (CAC45), yang terdiri dari sidang pleno dari 21-25 November 2022 (secara daring dan luring), dan dilanjutkan adopsi laporan sidang pada pada 12- 13 Desember 2022 (secara daring). Secara umum dapat dilaporkan bahwa sidang Komisi Codex Alimentarius telah berhasil mengadopsi berbagai standar keamanan pangan baru. Standar baru tersebut terdiri dari teks pedoman, kode praktik, stantard komoditas, batas maksimum residu pestisida dam batas maksimum kontaminan. Disamping itu, CAC45 juga menyepakati beberapa pekerjaan baru untuk pengembangan standar/teks lainnya. Uraian lebih detail dan lengkap dapat diperoleh di laman: https://bit.ly/CAC45meetingdetail ...

  • Feb 03, 2023

    Pentingnya Pengendalian Rempah-Rempah

    Rempah-rempah memiliki potensi bahaya yang tidak bisa disepelekan begitu saja. Pengendalian harus dimulai dari budidaya tanaman rempah yang sudah menerapkan prinsip good practices. Titik kritisnya adalah pengendalian kelembapan udara karena dengan kelembapan yang tinggi maka pada umumnya mikroba akan lebih mudah tumbuh. Proses pengeringan juga merupakan proses yang sangat penting dalam penanganan pascapanen rempah-rempah. Manajemen keamanan pangan yang komprehensif yang meliputi good hygiene practices (GHP), good manufacturing practices (GMP) dan hazard analysis and critical control points (HACCP), harus diaplikasikan dengan konsisten.  ...

  • Feb 02, 2023

    Kontaminasi Mikroba pada Rempah-Rempah

    Rempah-rempah sebagai contoh adalah pala yang merupakan komoditas ekspor unggulan karena Indonesia termasuk salah satu negara produsen dan pengekspor biji dan fuli pala terbesar dunia. Pala merupakan media yang cocok untuk pertumbuhan kapang, bila kandungan air dan kelembapan lingkungan tidak dijaga dengan baik. Kapang yang dapat tumbuh di pala tidak saja dari jenis kapang perusak tetapi juga kapang toksigenik. Di antara kapang toksigenik yang dijumpai pada pala adalah Aspergillus flavus penghasil aflatoksin. Alfatoksin utamanya dari jenis B1 merupakan mikotoksin yang paling toksik di antara beberapa mikotoksin yang dikenal mengontaminasi pangan.  ...

  • Feb 01, 2023

    Peningkatan Kualitas dan Keamanan Rempah & Bumbu

    Upaya peningkatan ekspor rempah dan bumbu tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kualitas dan keamanan rempah dan bumbu. Permasalahan kualitas dan keamanan rempah dan bumbu dapat diamati sejak prapanen sampai dengan pascapanen, sehingga hal ini membutuhkan penanganan yang komprehensif sepanjang rantai pangan pengolahan tersebut. Rempah-rempah yang tidak tertangani dengan baik rentan terhadap kontaminasi mikroba yang dapat menyebabkan kerusakan maupun penyebab foodborne disease. Hal ini menunjukkan perhatian dan penanganan yang serius perlu dilakukan terhadap bahaya bersumber mikroba tersebut beserta toksin yang dihasilkannya. ...