
Nutrifood melalui salah satu produk unggulannya yaitu HiLo, untuk pertama kalinya menggelar Grand Final HiLo Green Ambassador. Kegiatan ini merupakan kompetisi modeling untuk menjadi duta lingkungan yang nantinya bersama HiLo menginspirasi masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Grand Final HiLo Green Ambassador akan ditayangkan di Trans 7 secara langsung dari XXI Ballroom Jakarta Theatre pada hari Minggu, 24 Juli 2011, pada pukul 20.30 - 22.00 WIB.
Susana, STP, MSc, PDEng – Head of Nutrifood Research Center for XT Life Division mengatakan, “ Alam telah memberikan sumber terbaiknya untuk kita melalui HiLo. Kini, HiLo ingin berkontribusi dalam pelestarian alam, supaya tetap bisa memberikan yang terbaik untuk kita semua. Sejalan dengan tagline kami The Green Choice, kami ingin mengajak konsumen kami untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Hal itulah yang melatarbelakangi diadakannya pemilihan HiLo Green Ambassador dimana kami akan memilih sepasang HiLo Green Ambassador yang nantinya akan bertugas untuk mengikuti kegiatan-kegiatan sosial yang terkait dengan isu lingkungan bersama HiLo. ”
Tanah yang subur adalah sumber mineral alami yang baik. Namun proses alam dalam bentuk hujan, erosi, dan lainnya membawa mineral dari tanah turun ke dalam laut. Hal ini menjadikan lautan kaya akan mineral. Mineral membantu pertumbuhan dan perkembangan flora dan fauna lautan, yang secara langsung berpengaruh terhadap ekosistem laut. Namun dewasa ini eksploitasi yang dilakukan terhadap kekayaan alam tersebut menjadi berlebihan. Hal ini berdampak terhadap rusaknya ekosistem laut, termasuk kekayaan mineral di dalamnya.
Ekosistem terumbu karang merupakan salah satu komponen penting dalam ekosistem laut karena salah satu fungsinya adalah sebagai tempat tinggal banyak jenis makhluk hidup di laut. Hingga saat ini diketahui bahwa 70% ekosistem terumbu karang telah mengalami kerusakan. Sementara hanya 25% yang tergolong baik, dan 5% tergolong sangat baik. Kemudian contoh lain ekosistem yang mengalami eksploitasi berlebihan adalah mangrove yang memiliki fungsi mencegah terjadinya abrasi. Sebagai Negara kepulauan, terjadinya abrasi tentu akan mengakibatkan kerugian yang besar di segi ekonomi, maupun pariwisata. Fakta bahwa Indonesia memiliki lebih dari 18% terumbu karang dunia, lebih dari 2500 jenis ikan , 590 jenis karang batu, 2500 jenis Moluska, dan 1500 jenis udang-udangan menjadikan Indonesia sebagai Negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia.
“Berdasarkan data tersebut, tahun ini HiLo green Ambassador mengangkat tema Preserve The Sea, dimana para Grand Finalists HiLo Green Ambassador diajak untuk lebih peduli untuk terhadap kondisi ini. Salah satunya kegiatan yang mendukung hal ini pada saat karantina adalah kelas lingkungan dari Leaf Plus yang khusus membahas isu ini dan penanaman koral serta mangrove yang bertempat di Pulau Macan, Kepualuan Seribu. Melalui kegiatan ini, besar harapan kami bahwa selepas dari acara ini mereka semua dapat menginspirasi masyarakat luas untuk turut peduli lingkungan dengan melakukan kontribusi yang nyata”.
Rahma Nurdina, Bussines Development Manager Leaf Plus yang turut hadir pada acara press conference pada hari ini mengatakan, “ Saat ini ada beberapa isu yang dihadapi oleh laut diantaranya, pengasaman air laut, polusi dan sampah, kerusakan fungsi dari lau itu sendiri, serta permasalahan di batas laut dan darat seperti mangrove dan lain-lainnya. Namun, ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kelestarian laut diantaranya dengan mulai mempelajari tentang kehidupan laut, lalu ikut mendukung organisasi yang bergerak dalam perlindungan biota laut, melakukan perjalanan wisata laut yang bertanggung jawab hingga ikut aktif melakukan perubahan nyata dengan berkontribusi dalam komunitas”.

